4 Nabi Palsu di Indonesia



Sesungguhnya telah dilakukan beberapa penelitian bahwa orang yang mengaku nabi itu adalah orang-orang yang sesat dan tidak memahami Al-Qur'an dengan sepenuhnya. Mereka berpegangan kepada ajaran Kejawen atau masyarakat Jahiliyyah sehingga mereka tersesat dalam memahami ajaran Islam.

Tujuan lain adalah mereka ingin meraih keuntungan secara ekonomi melalui pengaruhnya dan dakwahnya sebagai nabi.
Karena itu, mereka orang-orang yang mengaku nabi jelaslah sesat.

Berikut Nabi Palsu di Indonesia:

1. Ahmad Musaddeq atau H. Abdul Salam.
Dia lahir pada tahun 1942 dan mengaku nabi pada tahun 2006.
Pemimpin Al Qiyadah Al Islamiyah dengan kitab suci Al-Qur'an dengan pemahaman sendiri. Dia mengaku bertobat pada 9 November 2007.

2. Lia Aminuddin.
Pendiri agama Salamullah. Dia telah mengaku mendapatkan wahyu dari Malaikat Jibril dan mengklaim dirinya nabi dan rasul serta Imam Mahdi. Dia divonis hukuman 3 tahun penjara oleh Mahkamah Agung.

3. Ahmad Mukti.
Putra dari Lia Aminuddin yang dianggap sebagai Nabi Isa as.

4. Ashriyanti Samuda.
Yang lagi gencar saat ini, umur 30 tahun dan dia mengklaim dirinya sebagai nabi.

2 Responses to "4 Nabi Palsu di Indonesia"

  1. hahaha infotmasinya bagus gan :) jangan lupa mampir di blog kecil ane ya http://candraseptian.blogspot.com :)

    ReplyDelete

wdcfawqafwef